Google Adsense adalah salah satu cara
termudah memonetisasi blog dan merupakan salah satu ads-network terbaik untuk sembarang
website.Hal ini dicapai, karena tim Adsense selalu menjaga kualitas jaringan
periklanan mereka, yang salah satu caranya adalah dengan
HANYA menerima website berkualitasuntuk menayangkan iklan mereka.
Mereka
memiliki aturan sangat ketat (paling ketat di antara ads-network lainnya),
dan dari waktu ke waktu, terus saja mem-banned akun-akun yang melanggar aturan
tersebut.
Nah, salah satu bagian paling sulitnya, adalah bagaimana menjadi publisherAdsense.
Sudah tak terhitung berapa kali saya dapati begitu banyak blogger yang
mengeluhkan permohonan Adsense mereka ditolak, yang amat disayangkan sekali,
dengan itu mereka akhirnya jadi kehilangan semangat untuk tetap blogging.
Sebelumnya saya telah meluncurkanpanduan
lengkap Google Adsense, yang bisa membantu tahap demi tahap
bagaimana cara menjadi penayang Adsense. Mulai dari cara
mendaftar Adsense, serta mengupas semua aspek dasar, serta langkah
sampai Anda mendapatkan akun Adsense.
Namun,
ada satu hal amat penting yang belum saya ulas, yaitu: apa
yang harus dilakukan ketika permohonan Adsense ditolak.
Bagaimana menyikapi penolakan dari Adsense?
Saat seorang blogger mendapati bahwa
pengajuan Adsense-nya ditolak, saya tahu, itu pasti saat-saat yang sangat
mengecewakan. Tidak jarang mereka jadi putus harapan, hilang semangat, dan ini
merupakan saat dimana begitu banyak ‘pendatang baru’ akhirnya menyerah.
Sebelum
membahas yang lainnya, ijinkan saya menyatakan satu hal, dan coba teriakkan
dengan lantang:
Adsense sama sekali bukanlah akhir dari karir blogging saya!
Meski jika Anda tidak pernah disetujui menjadi publisher Adsense, Anda masih tetap bisa mendapatkan
uang dari blog! Lihatlah, ada banyak cara lain, menghasilkan
uang dari blog Anda.
Saya
tidak mengatakan bahwa, jika sekali Anda ditolak Adsense, Anda tidak perlu
mengajukan ulang kembali, tapi sebelum Anda mengajukan kembali, ada beberapa
hal penting yang perlu Anda perhatikan.
Mari
kita lanjutkan!
Perbedaan antara akun Adsense ditolak dengan akun Adsense
dibanned:
·
Ketika Anda mendaftarkan diri ke
Adsense, danAdsense menolak pengajuan Anda, ini yang disebut bahwa akun
Adsense tidak disetujui. Jika pengajuan Anda ditolak, maka selalu bisa
mengajukan lagi.
·
Ketika Adsense menon-aktifkan akun Anda,
karena sesuatu pelanggaran atau kesalahan yang Anda buat, maka ini berarti akun
Anda dibanned.
Dan jika akun Anda dibanned, dalam kebanyakan kasus, Anda tidak
dapat mengajukan kembali atau menggunakan Adsense lagi menggunakan nama yang
sama.
Lalu, apa yang harus saya lakukan bila pengajuan Adsense
ditolak?
Tetap
tenang dan jangan putus harapan
Adsense adalah jaringan periklanan yang berfokus pada
kebutuhan pengiklan, dan untuk memenuhi permintaan pengiklan mereka, Adsense
membutuhkan lebih banyak publisher!
Tapi,
pada saat yang sama, demi menjaga kualitas iklan serta kualitas jaringan,
mereka hanya akan menerima website berkualitas tertentu sebagai publisher.
Nah sekarang, jika pengajuan Anda ditolak, itu artinya, ‘ada yang terlewatkan’
di blog Anda, dan Anda perlu melakukan sesuatu guna membuatnya jadi lebih baik.
Inilah
yang menjadi salah satu alasan (paling tidak di negara-negara tertentu),
Adsense menyaratkan usia blog minimal 6 bulan untuk diterima sebagai penayang
Adsense. Karena waktu 6 bulan, dianggap waktu minimum bagi seorang blogger
untuk mengembangkan blognya dengan baik.
Untuk
itu, yang pertama, jangan putus semangat mendapat penolakan dari Adsense.
Pelajari apa-apa yang perlu diperbaiki dengan cermat, sebelum mengajukan
kembali.
Jangan
mengajukan ulang terlalu cepat
Anggap
saja kemarin Anda mendaftar Adsense, pagi hari ini dapat surat penolakan. Lalu
Anda melakukan perubahan yang dianggap perlu, lalu mengajukannya lagi. Di malam
harinya, Anda dapat penolakan yang sama, besok paginya Anda mengajukan lagi.
Yakinlah tim Adsense akan menganggapnya sebagai spam, dan kemungkinan besar
tidak akan memberi respon apapun. Saya sudah sering sekali mendengar tentang
ini.
Ketika
tim Adsense menolak pengajuan Anda, mereka biasanya memberi alasan yang cukup
‘tidak jelas’, seperti: “konten tidak memadai”, “URL
yang Anda ajukan bukan milik Anda”, “pelanggaran materi berhak cipta”, “situs
tidak sesuai kebijakan Adsense”, dan sebagainya.
Khusus alasan: situs
tidak sesuai kebijakan Adsense, saya pernah mengulasnya secara
mendalam. Silakan klik pada link.
Pertama
sekali, Anda harus mengerti dan mengetahui apa yang salah dengan blog Anda, dan
bagaimana cara memperbaikinya. Jika terkait kepemilikan, Anda dapat segera
merespon dan tim Adsense akan memberi petunjuk bagaimana menunjukkan
kepemilikan situs yang Anda ajukan.
Jika
yang jadi masalah adalah pelanggaran hak cipta, Anda bisa membuang semua konten
yang bukan murni karya Anda sendiri, Anda bisa langsung mengajukan kembali
setelah menambahkan lebih banyak konten berkualitas dan orisinal, dan
seterusnya.
Jadi
sekali lagi, Anda harus tahu lebih dulu apa yang salah dan bagaimana cara
memperbaikinya. Anda mesti melakukan perbaikan berdasarkan alasan penolakan
yang disampaikan pihak Google Adsense.
Beri
perhatian pada desain blog Anda
Salah
satu kesalahan yang saya lihat banyak dilakukan blogger: mereka membuat blog,
mengisinya dengan beberapa konten, menambahkan banyak iklan dari banyak ads-network,
menggunakan desain blog yang ‘ruwet’ acak-acakan, lalu mendaftarkan blognya ke
Adsense.
Percayalah,
‘pandangan pertama’ selalu memberi kesan, yang dalam hal ini berarti desain
blog Anda merupakan hal yang amat-amat penting. Usahakan selalu menggunakan theme yang tampak profesional. Jangan
memenuhi sidebar dengan segudang widget tidak perlu atau memenuhi hampir
setiap ruang kosong dengan seabrek iklan.
Bangun
trafik lebih banyak dan monetisasi blog dengan ads-network lain
Fokus pada upaya meningkatkan kualitas dan jumlah konten
blog. Dan jika Anda mesti menunggu beberapa bulan, sebelum mengajukan kembali
ke Adsense, untuk sementara Anda dapat menjalankan alternatif
Adsense untuk memonetisasi blog.
Jika
Anda telah memiliki trafik cukup tinggi, Anda lebih berpeluang diterima oleh
Adsense.
Pelajari
dan pahami semua aturan dan kebijakan Adsense dengan cermat
Adsense
menolak permohonan Anda, dikarenakan ‘blog Anda belum memenuhi semua kriteria yang
mereka tetapkan’. Untuk itu, baca dan pelajari lagi kebijakan dan aturan
mereka dengan teliti, Anda akan menemukan apa yang salah dengan blog Anda, dan
mulai memperbaikinya.
Anda
dapat langsung menuju halaman dukungan resmi mereka:
Perbaiki
semua kesalahan
Sekarang Anda telah memahami apa yang
kurang dan yang salah di blog Anda. Maka saatnya Anda membuang semua kesalahan
tersebut dan memperbaiki apa yang kurang. Jangan sisakan satu pun alasan blog
Anda ditolak untuk kedua kalinya.
Artikel yang mungkin dapat membantu:
Saatnya
mengajukan ulang ke Adsense
Sekarang, jika blog telah bebas dari
kesalahan, telah pula bebas dari hal-hal yang melanggar kebijakan Adsense,
saatnya Anda mengirim pengajuan kembali ke Adsense. Anda bisa temukan link di email penolakan Adsense untuk
mengajukan ulang.
Bagaimana
selanjutnya?
Nah, saya harap artikel ini dapat membantu Anda bisa diterima
sebagai penayang Adsense. Dan percaya atau tidak, memang banyak
sekali jaringan periklanan di luar sana, ada banyak pula metode
menghasilkan uang dari blog, tapi Google Adsense terbukti memberi Anda
‘ketenangan’ karena bisa menjadi sumber penghasilan yang terus mengalir tiada
henti dari blog yang telah susah payah Anda bangun.
Jika Anda benar-benar melakukan tips-tips di atas, saya yakin, Anda tidak akan
lagi kecewa karena penolakan Adsense.
Jika
Anda memiliki pengalaman mendapatkan akun Adsense, jangan sungkan untuk berbagi
melalui komentar. Sukses selalu untuk kita semua.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar